EMPAT PRINTER
DAN SATU
KEBIASAAN BURUK
Karetsatudio berawal dari kebiasaan buruk: nggak bisa lihat part mobil yang patah tanpa mikir "ini sebenarnya bisa dibikin ulang."
Part pertama yang kami cetak adalah klip trim pintu yang harganya di dealer lebih mahal dari ongkos makan seminggu — untuk sepotong plastik seukuran kuku. Dari situ jelas ada celah: banyak bagian mobil yang sederhana, gampang hilang, dan pabrik nggak mau repot memproduksinya lagi.
Sekarang kami menjalankan empat printer di Depok, dan aturannya cuma satu: material dipilih sesuai tempat part itu dipasang, bukan sesuai mana yang paling murah. Bagian yang kejemur matahari dapat ASA. Yang harus lentur dapat TPU. Yang dipegang tiap hari dapat nylon serat karbon. Itu sebabnya part kami nggak melengkung di dashboard bulan kedua.
Kami nggak menyimpan stok. Tiap pesanan masuk antrean printer setelah dibayar, selesai dalam 3-5 hari kerja. Lebih lama dari toko sebelah — tapi kamu dapat warna yang kamu mau, ukuran yang kamu minta, dan part yang memang dibuat untuk mobilmu.